AI dan computer vision digunakan untuk mendeteksi cacat konstruksi secara otomatis dan lebih akurat daripada inspeksi manual.
Teknologi ini mengurangi human error dan meningkatkan konsistensi dalam quality control proyek konstruksi.
"AI tidak menggantikan insinyur QC, tapi meningkatkan kemampuan mereka mendeteksi masalah," ungkap peneliti AI.