Transformasi digital dalam industri manufaktur bukan lagi tren, tapi kebutuhan untuk bertahan di pasar global. Perusahaan manufaktur Indonesia mulai mengadopsi teknologi IoT, AI, dan otomatisasi.
Insinyur manufaktur memiliki peran krusial dalam memimpin transformasi ini. Mereka harus memahami tidak hanya proses produksi konvensional, tapi juga integrasi sistem digital.
"Indonesia memiliki potensi besar menjadi hub manufaktur digital di Asia Tenggara jika kita mampu mengoptimalkan SDM insinyur kita," ungkap pakar industri.